[x] close Agen SBOBET
[x] close Agen Judi Online
Agen Judi Terbesar
Berita Bola | Jadwal sepakbola |  Prediksi Bola | Hari Ini
situs303 bisabet Royal99bet Betme88

Apa Yang Bisa Didapat Dari Ajax

Apa Yang Bisa Didapat Dari Ajax

Apa Yang Bisa Didapat Dari Ajax – Dua tim dari Liga Super Indonesia yaitu Persib Bandung dan juga Persija Jakarta tentu akan menjadi tim yang cukup beruntung dikarenakan mereka terpilih guna meladeni jawara Eredivisie musim ini yaitu Ajax Amsterdam. Der Amsterdammers akan mengunjungi Indonesia dalam tur mereka dari tanggal 8 – 17 Mei 2014. Dan jelas sebuah kesempatan yang sangat langka.

Ajax sendiri merupakan klub yang mempunyai sejarah cukup panjang dan juga tidak bisa dianggap remeh di dunia sepakbola. Gelar juara dari kompetisi lokal hingga kompetisi di antarklub Eropa serta Dunia pernah mereka raih. Ajax sudah 4 kali meraih gelar juara Piala Champions atau Liga Champions Eropa dan juga Piala Intercontinental sebanyak 2 kali.

Namun tentu saja dengan datangnya Ajax Amsterdam, tentu saja tidak bisa lepas dari beberapa hal yang bisa dipetik oleh Persib dan juga Persija dari tur ini. Apa saja yang bisa di petik dari Ajax ?

PEMBINAAN PEMAIN MUDA

Tidak bisa dipungkiri bahwa akademi Ajax memang menjadi salah satu akademi di benua Eropa yang mampu menelurkan para pemain bintang. Lihat saja para pemain bintang dunia yang diorbitkan dari akademi sepak bola Ajax. Mulai dari Marco Van Basten hingga Dennis Bergkamp dan juga Patrick Kluivert di orbitkan disini.

Sistem pembinaan pemain muda Ajax tentu saja harus bisa ditiru dan juga menjadi contoh bagi Persija dan juga Persib. Ajax sendiri memang memberikan tempat yang layak kepada para pemain muda untuk unjuk gigi dan memperlihatkan kemampuan mereka. Dengan berbagai tahapan dan juga system yang telah disusun secara sistematis dan juga memiliki standar yang tinggi. Dan berbeda jauh dengan Persib dan juga Persija.

Apalagi kedua tim Liga Super ini belum mempunyai akademi sepak bola seperti yang diterapkan oleh Ajax. Bahkan pemain muda yang ada di skuad Maung Bandung dan Macan Kemayoran sendiri tidak mendapatkan kesempatan bermain di skuad utama. Persib dan Persija sudah harus mulai memainkan para pemain muda untuk terus mengasah dan juga mengembangkan bakatnya untuk terus bermain di level tertinggi.

MEMPUNYAI TIM PENCARI BAKAT

Hampir semua tim di Indonesia bisa dipastikan tidak mempunyai tim khusus yang ditugaskan untuk mencari para pemain muda yang memiliki potensi. Ssitem yang di miliki di Liga Super Indonesia adalah tim lebih memilih untuk melakukan seleksi di lapangan dengan cara melakukan saringan kepada semua pemain yang masuk. Bahkan saat kompetisi dimulai sendiri masih dilakukan seleksi. Jelas pemain yang berkualitas tidak akan bisa ditemukan.

Dan tentu saja pengalaman pelatih tim nasional Indra Sjafrie dimana ia blusukan ke daerah-daera terpencil yang sulit untuk dijangkau untuk mencari bakat yang luar biasa dan juga memiliki potensi yang tinggi. Dan jelas hal ini yang membuat mereka tidak bisa masuk ke dalam radar para tim-tim besar. Dan Ajax bisa menjadi contoh yang menarik.

KEBIJAKAN TRANSFER YANG pas dan tepat

Ajax merupakan tim yang memang selalu melakukan tempat produsen untuk berbagai klub besar Eropa hingga saat ini. Dan mereka sendiri selalu menerapkan kebijakan transfer yang cukup tepat di dalam skuad mereka. Ajax akan mengambil para pemain dari akademi sendiri dan juga mencari bakat-bakat lain di luar Ajax agar biaya pengeluaran lebih murah.

Saat mereka sudah mulai berkembang, tentu saja para pemain tersebut akan dijual oleh Ajax dan mereka mendapatkan dana yang besar. Lihat saja Luis Suarez. Ajax mampu menjual sosok Suarez ke Liverpool dengan harga sekitar 26,5 juta euro. Sementara Ajax membeli dari Groningen hanya senilai 7,5 juta euro.

Sementara kebijakan transfer Persib dan juga Persija musim ini bisa dibilang gila-gilaan. Persib mendapatkan duo Mali yaitu Djibril Coulibaly dan Makan Konate dengan dana yang cukup besar. Belum lagi dengan masuknya Ferdinand Sinaga dan juga Abdul Rahman, Achmad Jufriyanto serta Taufiq.

Yang mendapat perhatian adalah Persib mendapatkan pemain dari binaan tim junior mereka yaitu Ferdinand Sinaga dengan harga banderol yang sangat tinggi. Tentu jika Persib sudah ada tim pemandu bakat dan sudah ada pembinaan pemain muda, tentu saja mereka tidak perlu melakukan hal ini.

Dan yang perlu dicontoh adalah mengontrak pemain minimal 2 hingga 3 musim. Tentu bisa menjadi sumber pemasukan untuk tim.

BELAJAR TAKTIK TOTAL FOOTBALL

Taktik permainan total football seperti diketahui memang berasal dari Belanda. Taktik yang membuat para pemain bisa bertukar posisi secara konsisten, dengan terus menekan pemain lawan dan juga menguasai bola memang mulai di populerkan oleh Ajax di tahun 1969 – 1973. Rinus Michels menjadi sosok yang menerapkan strategi tersebut. Timnas Belanda sendiri menerapkan strategi ini di PD 1974.

Ajax yang saat ini dilatih oleh Frank de Boer sendiri merupakan binaan dari taktik total football tersebut. dan Djajang Nurjaman dan juga Benny Dolo bisa mempelajari taktik tersebut dari Ajax.

MENGELOLA MANAJEMEN KLUB DENGAN BAIK

Sebuah klub bisa berkembang dengan lebih baik, jika saja manajemen klub tersebut juga mampu bekerja dengan baik dan juga profesional. Persib sendiri manajemennya memang cukup rapi, namun masih dari kata memuaskan. Sedangkan Persija sendiri masih jauh berada di bawah Persib.

Dengan hadirnya Ajax Amsterdam tentu saja bisa menjadi pembelajaran untuk manajemen Persib dan juga Persija untuk mencotoh dan melihat kinerja manajemen Ajax. Der Amsterdammers sendiri memang sangat sukses dalam mengolah sumber daya klub hingga sukses.

Tentu saja hadirnya De Amsterdammer bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk memajukan sepak bola Indonesia.